“Dan apabila aku sakit. Dialah (Allah) yang menyembuhkanku” (As Syu’araa: 80)
xxxxSlide 1 Code Start -->

ODHA dengan Infeksi Oportunis : Dermatitis Kronis dan SGB

Perbaikan yang begitu cepat hanya dalam waktu 1 bulan pengobatan. Alhamdulllah

Control Keberadaan Virus HIV

Sangat penting di lakukan Kontrol VL selama Pengobatan Kami

Pelatihan Konselor HIV

Pelatihan Konselor HIV TK Propinsi Jawa Tengah di BAPELKES Gombong Kebumen

Berdamai dengan HIV, mereka tidak lagi minum ARV dan tetap sehat

Assalamu`alaikum wr wb

Mereka tidak lagi minum ARV 
Alasan nya ?
Mereka (ODHA) ada yang takut efek samping minum ARV
Mereka ada yang tidak kuat dengan efek samping setelah minum ARV
Bahkan mereka sudah bosan dengan minum ARV karena harus di siplin minum obat seumur hidup.

Setelah mereka kami obati, mereka membuktikan sendiri, kondisi mereka cepat pulih sehat walafiat, tidak mudah ngedrop,  lepas minum ARV, sampai beberapa tahun tetap sehat bisa beribadah, bekerja normal dan di buktikan dengan hasil cek ulang leokosit lymposit tetap normal. Alhamdulillah.
Di bawah ini beberapa pasien kami

Ibu Dwi - Jakarta
HIV AIDS

Beliau tertular suaminya yang telah meninggal 5 tahun yang lalu.
Tanggal 7 desember 2017 mulai berobat ke klinik kami. 

Kondisi sebelum kami obati beliau HIV positif dan TBC paru dengan keluhan batuk sesak lemas dan telah mendapatkan pengobatan ARV dan OAT namun belum ada perubahan, kondisi semakin lemas sempat kejang demam

Setelah  kami obati alhamdulillah atas pertolongan Allah kondisi nya semakin sehat, saran ARV di stop sedangkan OAT di lanjutkan sesuai saran dokter setempat dan TBC nya kami bantu dengan ramuan herbal untuk percepatan kesembuhan TBC.

Mengingat kondisi sakit HIV dengan TBC maka pengobatan nya sampai benar benar TBS sembuh tuntas. 
Kini sudah berjalan 2 tahunan tidak lagi saya obati. meskipun tes antihiv terakhir masih positif alhamdulillah pasien sehat a. kami masih sering berkomunikasi.

Info terbaru beliau mau menikah dengan calon suami normal. dan insha Allah calon suami berencana akan berobat untuk memproteksi terhadap virus HIV agar jangan sampai tertular. semoga Allah menolong dan menjadikan rumah tangganya sakinah mawadah warohmah. Aamiin

Selamat ya bu.

Ibu Ning - Brebes
HIV Positif

Terdiagnose HIV Positif setelah suaminya mondok di rs margono di nyatakan positif HIV dan meninggal . 
Beliau di sarankan untuk minum ARV namun setelah minum ARV kondisi tambah mual lemas pusing dan semakin stres . tampaknya ibu ning tidak kuat dengan efek samping ARV. 
Oleh kakak nya di ajak berobat ke sini setelah mengetahui kami melalui internet

Tanggal 1 Nopember 2017 beliau berobat ke kami dengan kondisi pucat, limbung, mual mual pusing. BB 59, Tensi 128/72, Nadi 103.
Alhamdulillah setelah kami sarankan untuk stop minum ARV dan alhamdulillah kondisinya  cepat pulih sehat. 
Beliau berobat selama 3 bulan ( saran 6 bulan berturut turut ) meningat biaya. meskipun begitu alhamdulillah hingga kini pasien tetap sehat wal afiat seger bugar tanpa ARV dan kini beliau bekerja di jakarta. kami masih berkomunikasi dengan beliau.

Bapak xxxyoni - Kalimantan
HIV Positif

Stres berat ketika 5 tahun yang lalu di nyatakan positif hiv, istrinya dan anak sulung nya ternyata positif HIV juga.
Hidupnya terasa bagai kiamat katanya. rasa bersalah, lemas, kecewa, penyesalan nya setelah jajan dengan seorang PSK di jakarta.
Dokternya menanjurkan untuk minum ARV. beliau menolak karena takut efek samping ARV yang membuat mual apalagi ada anak bungsu dan istri yang belum tentu kuat dengan efek samping ARV.

Beliau seching google akhirnya menemukan beberapa tempat / prodak herbal untuk pengobatan HIV. melalui pertimbangan yang matang ahirnya beliau memutuskan berobat datang ke klinik kami. mereka semua  menjalani pengobatan ±  4 bulan ( tidak sesuai anjuran kami 6 bulan) tetapi alhamdulillah hingga kini mereka tetap sehat tanpa minum ARV sesuai anjuran dokter setempat. andaikan sakit flu pun cepat sembuh. hingga kini berjalan lebih dari ±  5 tahun kadang kami komunikasi alhamdulillah sehat sehat saja.

Ibu Arixxx - Banjarnegara
HIV Positif 

Pasien ini lebih kasihan lagi

Seorang ibu rumah tangga tertular HIV oleh suaminya yang akhirnya meninggal dunia di rumah sakit banjarnegara. beliau di tuduh ortu suami bahwa beliau sebagai penyebab suami nya tertular HIV 
Padahal selama suami sakit beliaulah yang memberikan obat ARV ( waktu itu beliau belum tahu suami sakit apa dan obat ARV.

Setelah di nyatakan tertular HIV dan baru tahu ternyata suaminya meninggal karena HIV, beliau di sarankan dokter bidan dan petugas HIV puskesmas untuk segera minum ARV. namun beliau menolak ARV sebab efek samping nya sebagai mana suami dulu setiap minum ARV pusing dan mual.

Akhirnya tanggal 11 maret 2018 berobat ke kami ( tahu dari intenet ) dengan kondisi lemas. karena beliau tidak membawa hasil tes antihiv saya sarankan untuk tes ulang di LAb prodia. Hasil tes prodia tanggal 21 maret 2018 di nyatakan pisitif HIV 

Alhamdulillah atas kemurahan Allah setelah di lakukan pengobatan setiap harinya pasien merasa bertambah sehat, semakin optimis beliau. sebagai mana saran kami untuk melakukan pengobatan selama 6 bulan beliau jalani. Alhamdulillah beliau sehat tanpa ARV. dokter bidan dan petugas HIV puskesmas setempat mengetahuinya kondisi beliau bertambah sehat. 

Bpk Agxxx xxxx xxxxxxx - Artis Jakarta
Windows periode

Beliau merasa tertular virus HIV setalah beberapa minggu berhubungan free sex dengan seseorang yang ternyata seorang ODHA. dan langsung merasakan gejala tertular virus HIV.

Tanggal 27 mei 2017 berobat ke sini dengan keluhan mudah lemah, muah, meriang, kadang sakit kepala. dengan menunjukan hasil tes antihiv yang di lakukan di laboratorium jakarta.
hasil pemeriksaan antihiv : metode I reaktif, metode II non reaktif, metode III non reaktif.

Alhamdulillah setelah melakukan pengobatan dari beliau merasakan banyak sekali perubahanya.
setelah kurang lebih 3 bulan di lakukan tes antihiv ulang dengan hasil alhamdulillah ketiga metode non reaktif semua.
Rasa syukur beliau, beliau menyarankan ODHA lain untuk berobat ke sini

Dan masih banyak lagi testimoni yang belum sempat kami postingkan


GRIYA MEDISTRA
Jl. Krida Mulya 27
Kel.Kembaran Kulon
Kec.Purbalingga 
Kab Purbalingga JAWA TENGAH
KONSUL
TABIB MASRUKHI
HP . 0857 - 7000 - 8151

SEGERALAH BEROBAT SEBELUM TERLAMBAT
KAMI SIAP GARANSI 

Catatan :
Kami bukan mendukung gerakan anti ARV, kami hanyalah memberikan pilihan pengobatan alternatif HIV yang lebih baik.

BAHAYA OBAT HIV - ARV ternyata

efek samping ARV adalah AIDS itu Sendiri!

Dalam artikel dr. Mercola,”Efek Samping Dari Obat AIDS ‘Tidak Berbeda’ dari AIDS Itu Sendiri”, telah menunjukkan kepada kita bahwa ARV itulah yang menjadi AIDS YANG SEBENARNYA!

Sebagai contoh efek samping dari AZT (merek Retrovir atau Zidovudine) adalah:

ARV
  1. Asthenia
  2. Sakit kepala
  3. Rasa tidak enak badan
  4. Anorexia, 
  5. Sembelit, 
  6. Mual, muntah
  7. Sakit perut, 
  8. Arthralgia
  9. Meriang
  10. Maag, 
  11. Letih lesu, 
  12. Insomnia, 
  13. Otot sakit,
  14. Neuropathy,
  15. Hyperbilirubinemia, 
  16. Hepatomegaly, 
  17. Stomatitis
  18. Splenomegaly, 
  19. Batuk,
  20. Gatal-gatal pada kulit,
  21. Infeksi telinga, 
  22. Lymphadenopathy, 
  23. Anemia
  24. Serangan jantung, 
  25. Edema,
  26. Hematuria, 
  27. Gugup, 
  28. Berat badan turun
  29. Sakit punggung, 
  30. Sakit dada, 
  31. Flu, 
  32. Cardiomyopathy, 
  33. Syncope, 
  34. Gynecomastia, 
  35. Mulut kering, 
  36. Dysphagia,
  37. Perut kembung, 
  38. Aplastic Anemia, 
  39. Hemolytic anemia, 
  40. Leukopenia, 
  41. Limphadenopathy, 
  42. Pancytopenia, 
  43. Hepatitis, sakit kuning
  44. Pancreatitis, 
  45. Gemetar
  46. Rasa cemas, 
  47. Depresi
  48. Pusing, 
  49. Kejang, 
  50. Vertigo, 
  51. Rhinitis, 
  52. Sinusitis, 
  53. Pruritus, 
  54. Stevens-Johnson syndrome, 
  55. Mudah berkeringat, 
  56. Urticaria, 
  57. Amblyopia, 
  58. Hilang pendengaran
  59. Photophobia, 
  60. Sering kencing, 
  61. dan lain-lain (masih ada yang lainnya?!)


Dari list di atas, apa Anda siap dengan beberapa efek samping yang akan dialami SEUMUR HIDUP jika Anda memakai ARV? Apa benar ARV meningkatkan kualitas hidup Odha ditambah peraturannya yang sangat mengikat?

Dari semua efek samping yang saya cantumkan di atas, itu semua adalah gejala AIDS, karena ARV merusak ginjal, hati, syaraf dan organ pencernaan.

Jadi Odha akan benar-benar menderita AIDS pada saat mengkonsumsi ARV, sampai ia meninggal. Wow… benar-benar pengobatan yang “manjur”. Sungguh mengakhiri penderitaan Odha DENGAN CEPAT. Saya ucapkan selamat untuk “keajaiban medis” yang satu ini. Ini adalah bukti bahwa pengobatan medis konvensional memang “lebih baik” dibandingkan alam ciptaan Tuhan. Sungguh luar biasa!
.
Pengobatan Apa yang Harus Diambil Oleh Odha untuk Mengatasi AIDS?

Jika Anda terdiagnosa positif HIV/AIDS dan masih bingung akan pengobatan mana yang akan Anda ambil, ada 2 jalan berbeda yang bisa Anda lakukan, yaitu:
.
1.TERAPI ARV
Percaya dengan hasil test dan percaya dengan paradigma AIDS konvensional kemudian mengikuti terapi ARV secara konvensional. Jika Anda mengikuti jalan ini, berarti Anda telah MENYERAHKAN HIDUP Anda pada pengobatan yang SUDAH PASTI:

Pengobatan gratis (beberapa daerah menawarkan ARV gratis). Tapi…Mengikat atau memperbudak Anda SEUMUR HIDUP dengan begitu banyak peraturan yang tidak boleh dilanggar. Boleh dikata, hidup Anda tidaklah sebebas dulu lagi. ARV bukanlah obat yang membuat kualitas hidup jadi lebih baik lagi. Itu adalah slogan konyol yang dari buahnya saja sudah terlihat bahwa Anda akan diperbudak dengan peraturan kaku seumur hidup (Anda HARUS minum ARV seumur hidup Anda). Sekali Anda lupa minum ARV, infeksi akan makin menjadi susah dikendalikan karena mutasi virus atau bakteri yang makin kebal dengan pengobatan ARV. Semakin banyak Anda lalai dalam menjalankan ARV, semakin besarlah dosis yang harus Anda konsumsi. Dan semakin besar dosisnya, semakin besar pula efek sampingnya. Semakin besar efek sampingnya, semakin Anda mendekat pada infeksi dan kerusakan organ yang mengakibatkan Anda makin dekat dengan kematian. Selamat, dengan demikian Anda tidak meninggal karena AIDS, tapi karena ARV. Sungguh kematian yang tragis karena perbudakan terapi konvensional dan ketidaktahuan yang polos.

Membuat kondisi Anda makin buruk dengan efek sampingnya yang mematikan! ARV memiliki banyak efek samping yang mematikan dan beberapa di antaranya PASTI akan Anda alami, yaitu kerusakan hati, ginjal, infeksi paru, infeksi pankreas, peradangan paru, peradangan usus, pneumonia, kanker, kerusakan syaraf, dan masih banyak lagi efek-efek mematikan lainnya. Apalagi ditambah efek samping yang sangat mengganggu yaitu gatal, mual, muntah, sakit kepala, daya tahan tubuh menurun drastis, flu, demam, diare, dan lain sebagainya. Lagi-lagi, ARV bukanlah obat yang membuat kualitas hidup jadi lebih baik lagi.

Menjebak Anda ke dalam “Lingkaran Setan”. Pengobatan yang membawa efek samping akan memaksa Anda supaya mengkonsumsi obat lain untuk menutupi efek samping yang ada. Tapi obat tambahan tersebut juga ada efek samping lainnya sehingga perlu obat tambahan lainnya yang juga punya efek samping. Ini bagaikan lingkaran setan dimana dalam jangka panjang, Anda akan meninggal bukan karena penyakit, tapi karena efek samping obat. Lingkaran setan ini akan Anda alami SEUMUR HIDUP atau selama Anda tetap mempercayakan kehidupan Anda pada ARV. Tapi untuk lepas dari ARV lalu beralih ke holistik TIDAKLAH GAMPANG!

2. TERAPI HOLISTIK 

Percaya dengan hasil test dan percaya dengan paradigma AIDS konvensional tapi memakai pengobatan holistik dan tidak pernah memakai ARV.

Banyak Odha telah mengikuti cara ini, dan mereka bisa hidup normal seperti orang sehat lainnya dan tidak mati karena AIDS atau obat.
Kematian karena AIDS itu tidak pernah datang ketika mereka menolak pengobatan konvensional.

Jika Anda mengikuti jalan alternatif ini, berarti Anda telah menyerahkan hidup Anda pada pengobatan yang SUDAH PASTI
Pengobatan tidak gratis. Tapi…Tidak mengikat atau memperbudak Anda seumur hidup dengan begitu banyak peraturan yang tidak boleh dilanggar. Beda dengan ARV, pengobatan holistik yang memakai alam tidak akan mengikat Anda. Anda hanya perlu pengobatan holistik pada saat penyakit muncul saja. Jadi tidak perlu Anda konsumsi atau gunakan seumur hidup. Yang perlu diterapkan seumur hidup hanyalah menjaga pola makan dan hidup yang sehat.
Tidak membuat kondisi Anda makin buruk karena tidak memiliki efek samping. Inilah pengobatan sejati dimana Anda tidak akan pusing dengan efek samping dan tujuan dari pengobatan holistik adalah menyembuhkan, bukan merawat. Tapi yang perlu diingat adalah kesembuhan 100% itu tergantung dari kehendak Tuhan dan keseriusan (komitmen) pasien.
Tidak menjebak Anda ke dalam “Lingkaran Setan”. Hidup Anda tidak akan diikat dan diperbudak oleh peraturan minum obat seumur hidup. Anda tidak akan mengalami efek samping yang mengancam jiwa Anda atau “mengganggu” kesehatan Anda. Anda hanya perlu memakai pengobatan alami sampai penyakit oportunistik hilang atau pada saat penyakit muncul saja. Tidak perlu mengkonsumsi seumur hidup. Nah, inilah yang dinamakan pengobatan yang meningkatkan kualitas hidup, pengobatan asli dari alam ciptaan Tuhan!
.
Yang saya tentang bukanlah dokternya, tapi sistem medis konvensional mereka. Beberapa dari mereka yang memiliki hati yang baik dan memiliki pikiran terbuka, mau belajar dari pengobatan holistik dan memakai alam. Akhirnya dokter-dokter ini beralih menjadi dokter holistik. Untuk mereka yang berpaling ke holistik, saya ucapkan selamat, karena mereka telah memilih jalan yang benar dan terbaik. Selamat bergabung di dunia pengobatan holistik!
ARV, obat kimia, dan standar pengobatan medis konvensional lainnya bukanlah pengobatan yang terbaik, malahan pembawa petaka dalam jangka panjang. Dari 100% obat-obatan kimia di dunia ini, hanya 2% saja yang aman dan bermanfaat. 98% lainnya lebih membawa kerugian dibandingkan manfaat, bahkan merusak alam dan tubuh kita.
Jika ada pengobatan yang JAUH LEBIH BAIK asli dari Tuhan, mengapa Anda memakai pengobatan kimia murni buatan manusia?!
.
Pengobatan holistik, diambil dari kata whole artinya penuh. Holistik adalah pengobatan yang mengandalkan alam dan merawat pasien secara keseluruhan (seluruh tubuh, juga mental dan rohani), bukan hanya menanggulangi gejala tapi fokus pada akar penyakit. Pengobatan holistik tidak menentang teknologi bahkan menunjang dan memanfaatkannya. Yang ditentang adalah tehnik, obat atau teknologi yang merusak alam.
.
Link referensi:

sumber : healindonesia.com/2008/12/07/hati-hati-arv-bukanlah-terapi-yang-meningkatkan-kualitas-hidup/
.

Arti Sembuh Penyakit HIV

Banyaknya pasien yang menanyakan " Apakah HIV bisa sembuh ? " ada 2 pengertian sembuh
  1. Sembuh Total  dalam arti virus HIV hilang total dari tubuh di buktikan dengan pemeriksaan viraload HIV tidak terdeteksi dan pemeriksaan antihiv dari reaktif menjadi non reaktif.
  2. Sembuh Fungsional yakni kondisi di mana fungsi tubuh sehat kembali namun virus di dalam tubuh masih ada terkontrol. tes antihiv masih reaktif.
Sembuh TOTAL 
secara fungsional tubuh kembali sehat dan di ikuti hasil tes antihiv menjadi non reaktif
selama ini di indonesia belum ada pasien yang sembuh total dengan metode pengobatan apapun.
Saya yakin jika ingin sembuh total maka di butuh kan waktu lebih dari setahun tergantung jumlah virus HIV.

Sembuh Fungsional 
Pengertian Sembuh fungsional itu ada 2

  1. Sembuh fungsional bersifat sementara yakni jika tidak minum obat / herbal kondisi odha sakit sakitan lagi. 
  2. Sembuh Fungsional Permanen sebagaimana pendapat pakar HIV, odha tetap sehat bertahun tahun tanpa minum ARV / herbal. 
Sebagaimana Menurut pakar penyakit HIV AIDS dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof.Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, pengertian sembuh dalam infeksi HIV/AIDS adalah sembuh fungsional yang berarti virusnya tetap ada, tetapi tidak berkembang. Pasien juga bisa lepas dari obat anti-HIV atau ARV. Sumber : kompas
INI LAH ALASAN KENAPA BANYAK PASIEN BEROBAT KESINI

SUDAH BANYAK PESIEN YANG SEMBUH FUNGSIONAL PERMANEN klik disini
  • Kami bukan penjual obat yang hanya memberikan obat tanpa mengobati IO infeksi oportunis.
  • Biaya pengobatan relatif hemat di banding biaya opnam rumah sakit
  • sudah banyak pasien kami yang sembuh fungsional tetap sehat tanpa berobat tanda ARV
  • Kami memberikan GARANSI PENGOBATAN
LAMA PENGOBATAN 
HIV saya sarankan cukup 6 bulan jika masih tes antihiv masih positif, pasien akan mendapatkan kekebalan tubuh alami meskipun tidak berobat lagi. 
Jika ingin sembuh tuntas di butuhkan waktu lebih lama lagi tergantung jumlah virus dan Infeksi Oportunistis
    GAMBARAN PERBANDINGAN METODE KAMI DENGAN HERBAL LAINYA
    Perbandingan ini berdasarkan informasi pasien kami
    Karena itu jangan mudah percaya klaim sepihak SEMBUH TUNTAS dari pihak manapun  tanpa menunjukan hasil Lab dari antihiv reaktif menjadi non reaktif
    Kontrol virus HIV sampai tidak terdeteksi dan pertahankan



    Arti HIV Sembuh menurut Ahli HIV AIDS Prof.Zubairi Djoerban


    Menurut pakar penyakit HIV AIDS dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof.Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM,  pengertian sembuh dalam infeksi HIV/AIDS adalah sembuh fungsional yang berarti virusnya tetap ada, tetapi tidak berkembang. Pasien juga bisa lepas dari obat anti-HIV atau ARV

    sumber : 
    https://regional.kompas.com/read/2012/09/06/16542332/hivaids.juga.bisa.quotsembuhquot

    Testimoni HIV dan Tahap Kesembuhan

    Bukti testimoni hiv sembuh tuntas.
    Kami memaklumi banyak pasien ODHA menanyakan hasil testimoni kesembuhan dari bukti laboratorium dari antihivreaktif “ menjadi “ non reaktif

    Kebanyakan pasien kami sudah berobat kemana mana, dan sudah menggunakan prodak tertentu yang di tawarkan oleh pihak tertentu. jangankan menjadi non reaktif, sembuh secara fungsional saja belum bisa, masih sakit sakitan, mudah drop, lemas dll.
    Oleh karena itu odha di manapun anda berobat pandai-pandai lah memilih dan memilah metode pengobatan yang tepat. jika ada penawaran prodak / pengobatan dengan biaya mahal dan hanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sebaiknya lupakan.


    Karena Prinsip pengobatan Hiv harus memenuhi unsur-unsur sbb :
    1. Spiritual berdoa kepada Allah
    2. Meningkatkan daya tahan tubuh
    3. Memperbaiki sistem pencernaan
    4. Mengeluarkan virus dari peredaran darah ataupun virus yang TERSEMBUNYI dalam sistem limfatik, lumen usus, lumen otak, dll dan
    5. Mengobati infeksi oportunistis.
    Tanpa syariat pengobatan hiv di atas maka mustahil penyakit HIV bisa sembuh tuntas.


    Menurut Luc Montagnier adalah ahli virologi berkebangsaan Prancis , hiv bisa sembuh total,antihiv “non reaktif ”
    dengan pengobatan alami KLIK DISINI

    Dan menurut pakar penyakit HIV AIDS dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof.Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, pengertian sembuh dalam infeksi HIV/AIDS adalah sembuh fungsional yang berarti virusnya tetap ada, tetapi tidak berkembangPasien juga bisa lepas dari obat anti-HIV atau ARV.

    Alhamdulillah atas pertolongan Allah mereka yang mengikuti saran pengobatan kami sudah banyak pasien yang sembuh Fungsional tanpa lagi minum ARV yang membosankan, cukup pola hidup yang sehat dan tetap berdoa kepada Allah.


    Hasil pengobatan kami sampai dengan Mei 2020
    • Pasien kami dalam masa pengobatan dan alhamdulillah perkembangannya baik sesuai yang kami harapkan bertahun tahun tetap sehat tanpa ARV dan pengobatan hiv lainya.
    • Rata rata pasien kami kondisi sudah parah, sudah berobat kemana mana dengan kondisi parah, jumlah virus sudah teramat banyak kebanyakan > 100.000
    • Semua pasien kami yang melakukan TERAPI PENCEGAHAN 100% berhasil

    Demikian maklumnya semoga ODHA di berikan kesembuhan tuntas.

    HIV bisa SEMBUH - Dokter Luc Montagnier


    Dokter Luc Montagnier 

    (seorang ilmuwan dan ahli virologi prancis yang pertama kali berhasil mengisolasi virus HIV dari darah seorang yang terinfeksi HIV yang menjadi penyebab AIDS). Dari sinilah dr. Luc Montagnier dan ilmuwan-ilmuwan lain dapat membuat rekaman cara perkembangbiakan virus HIV.

    Keberadaan Virus HIV dapat dilihat melalui pemeriksaan NAT (Nucleic Acid Test). Test ini langsung membaca keberadaan DNA atau RNA virus HIV. Jika Virus HIV tidak exist, maka DNA virusnya tidak akan ditemui. Dan Hasil pemeriksaan NAT akan menunjukkan hasil Negatif (tidak ditemukan DNA/RNA Virus)
    .

    Luc Montagnier, penemu HIV itu sendiri, pada tanggal 10 Desember 2009, berkata bahwa:

    "HIV sebenarnya bisa hilang dengan perbaikan nutrisi (pengobatan alami)".

    Silahkan klik dialog dokter Luc Montagnier

    Mengapa memilih Berobat ke Tabib Masrukhi

    Alasan kenapa pasien HIV memilih berobat ke tempat kami

    SUDAH BANYAK PESIEN YANG SEMBUH klik disini
    • Kami bukan penjual obat yang hanya memberikan obat tanpa mengobati IO infeksi oportunis.
    • Biaya pengobatan relatif hemat di banding biaya opnam rumah sakit
    • Sembuh Fungsional dan insha Allah tetap sehat walaupun tdk.minum ramuan / ARV
    • Kami memberikan GARANSI PENGOBATAN
    LAMA PENGOBATAN 
    HIV saya sarankan cukup 6 bulan jika masih tes antihiv masih positif, pasien akan mendapatkan kekebalan tubuh alami meskipun tidak berobat lagi. 
    Jika ingin sembuh tuntas di butuhkan waktu lebih lama lagi tergantung jumlah virus dan Infeksi Oportunistis
    PERBANDINGAN METODE KAMI DENGAN HERBAL LAINYA
    Perbandingan ini berdasarkan informasi pasien kami

    Metode Multi Terapi Tabib Masrukhi 
    Insha Allah
    Ketika berobat => Sembuh fungsional 
    Ketika Berhenti Berobat => Stamina tetap baik.
    Anda bisa di buktikan dengan stamina yang tetap prima dan di buktikan hasil laboratorium leokosit dan lymposit tetap normal. di sarankan tingkatkan iman takwa kepada Tuhan YME, tidak minum ARV. dan lakukan pola hidup sehat  meskipun tes hiv masih positif. 

    Prodak Herbal lain  pada umumnya
    Ketika minum => Sembuh fungsional 
    Ketika Berhenti minum Herbal => Stamina menurun
    karena fungsi ramuan hanya meningkatkan daya tahan tubuh, ketika tidak minum ramuan kondisi pasien akan menurun menuju AIDS dan Tes hiv masih positif.
    Karena itu jangan mudah percaya HIV bisa sembuh TUNTAS dari pihak manapun tanpa menunjukan bukti tes antihiv reaktif menjadi non reaktif.

    Dari terdeteksi menjadi tidak terdeteksi

    Disclaimer :

    Hasil pengobatan biasanya 1-2 hari pasien akan merasakan perubahan yang cepat, menyesuaikan dengan kondisi pasien - Simpanlah alamat & nomor HP kami