ODHA dengan Infeksi Oportunis : Dermatitis Kronis dan SGB

Perbaikan yang begitu cepat hanya dalam waktu 1 bulan pengobatan. Alhamdulllah

Penyakit HIV secara modern belum di temukan obatnya, karena itu banyak pasien mencari jalan pengobatan alternatif.
Namun sebaiknya ODHA harus pandai memilih dan memilah metode pengobatan alternatif yang sesuai dengan syariat pengobatan HIV
yakni memperbaiki sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, mengeluarkan virus dari tubuh, dan mengobati infeksi oportunistis.


Ramuan kami di buat dari bahan herbal pilihan ( lokal / impor ) Insha Allah mampu mencegahan dan mengobati penyakit HIV

Berbekal pengalaman kami, siap berikan GARANSI PENGOBATAN

Konsultasi :
0858 6941 2009
0823 3222 2009 - no sms

PRAKTEK RUQYAH - GRATIS

GAY LESBI DENGAN RUKYAH ATAS IJIN ALLAH SEMBUH

Untuk mengobati penyakit Gay Lesbi di perlukan ahli ruqyah yang berpengalaman dan tingkat tinggi. Anda bisa ruqyah di manapun berada, semoga Gusti Allah menyembuhkan dan melindungi.


PRAKTEK RUQYAH 
Buka setiap hari jum`at  Jam  14 - 20 WIB

SYARAT RUQYAH
  • Beragama Islam 
  • Bertaubat 
  • Pasien datang HARUS di antar keluarga
  • Hanya Untuk GAY dan LESBI
  • Mengamal kan Amalan yang kami anjurkan dan tetap berdoa karena hakekatnya Allah lah yang menyembuhkan 
BIAYA RUQYAH  GRATIS 

Tolong share semoga ini merupakan ladang amal bagi kita semua dan semoga Allah meridloi 


ALAMAT 

Griya Medistra 
Jl.Krida Mulya 27 
Kel. Kembaran Kulon - Purbalingga
Jawa Tengah Indonesia 


HAKEKAT KESEMBUHAN ITU HANYA DARI ALLAH

وَ إِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ

Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuhkanku.”  [QS Asy Syu’ara: 80]

Berdoalah kepadanya, mintalah pertolongannya,
karena hakekat yang menyembuhkan hanyalah Allah, atas ijin Allah

Dan agar doa di KABULKAN maka bersihkan hati dan fikiran
dengan perbanyak istighfar, sholat dan dzikir
Lakukan yang di perintahkan-Nya
Tinggalkan apa yang di larang-Nya
Sabar dan benar dalam menghadapi semua ujian dan cobaan
Berobat lah dengan cara yang benar
semoga Allah memberikan kesembuhan dan hikmah disisinya.

Kami hanyalah lantaran yakni  mengobati sesuai syariat pengobatan.
Ingatlah bahwa semua penyakit itu ada obatnya.

Salam

Tabib Masrukhi






LGBT, Faktor Penyebab, Dampak Dan Cara Mengatasinya

LGBT, Faktor Penyebab, Dampak Dan Cara Mengatasinya
AKHIR-akhir ini, di Indonesia marak pembahasan mengenai LGBT. Sebenarnya apa itu LGBT? LGBT merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender.

Lesbian ialah suatu orientasi seks yang mana perempuan menyukai sesama jenis perempuan. Lalu, gay adalah sebutan untuk seorang laki-laki yang menyukai sesama laki-laki. Sementara biseksual ialah sebutan untuk seseorang yang dapat tertarik dengan laki-laki maupun perempuan. Lalu transgender ialah seseorang yang memiliki penampilan atau perilaku berkebalikan dengan jenis kelaminnya. Dalam kasus ini transgender tidak menginginkan adanya perubahan organ seksualnya. Seseorang yang menginginkan adanya perubahan organ intimnya disebut transeksual. 

LBGT ini tergolong sebagai masalah kejiwaan seperti yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek saat berkunjung ke Kota Padang, Sumatera Barat pada Februari 2016 lalu. "Dari sisi kesehatan, LGBT itu masalah kejiwaan. Beda dengan gangguan kejiwaan, kalau gangguan mereka yang tergabung di dalamnya tidak bisa berinteraksi".

LGBT ditentang keras di Indonesia karena hal tersebut tidak sesuai dan sangat menyimpang dari ajaran agama manapun. Lalu, apa yang menyebabkan seseorang memiliki penyimpangan perilaku dalam orientasi seks tersebut?

Faktor Penyebab Terjadinya LGBT

1. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan bisa memicu terjadinya LGBT, misalnya saja karena salah pergaulan. Dalam berteman, sudah selayaknya kita "memilih" teman yang memiliki perilaku baik. Ketika seseorang berteman dengan orang yang termasuk LGBT, ada kecenderungan dia akan ikut menjadi anggota LGBT disebabkan faktor pengaruh teman. Jadi, lingkungan dan kebiasaan menjadi faktor pemicu paling besar terjadinya LGBT di Indonesia. Adanya pengaruh budaya barat yang masuk ke Indonesia juga bisa menyebabkan penyimpangan perilaku ini terjadi. 
 
2. Faktor keluarga 
Jika seorang anak mengalami kekerasan di lingkungan keluarganya, hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan dia menjadi LGBT. Sebagai contoh, seorang anak perempuan yang mendapatkan perlakukan kasar dari ayah atau saudara laki-lakinya akan berpikir untuk membenci lawan jenisnya. Alhasil, dia memilih untuk hidup sebagai LGBT karena pengalaman hidup yang tidak mengenakkan.

Oleh sebab itulah, peranan di dalam keluarga sangat penting. Kehangatan dan keharmonisan keluarga akan mendorong anak untuk tumbuh normal dan wajar. Selain itu, jika kedua orang tua memberikan pendidikan agama dan moral yang baik, hal ini akan membentengi seseorang untuk menyimpang menjadi LGBT. 
 
3. Faktor Genetik
Kemudian, faktor penyebab LGBT bisa terjadi ialah karena faktor genetik. Maksudnya ialah penyimpangan seksual seperti Lesbian, Gay, Biseksual ataupun Transgender bisa terjadi karena adanya riwayat keturunan dari anggota keluarga sebelumnya.

Dalam tubuh manusia, kromosom seorang laki-laki normal ialah XY dan perempuan yaitu XX. Namun, di kehidupan nyata, bisa ditemukan bahwa seorang laki-laki memiliki kromosom XXY. Kelebihan kromosom ini bisa menyebabkan dia memiliki perilaku menyerupai seorang perempuan. 

Bahaya LGBT 

Faktanya, penyebaran LGBT begitu cepat. Bahkan, yang tadinya terlahir sebagai perempuan atau laki-laki "normal" dapat terkena hal tersebut. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja karena dampaknya sangat besar. LGBT bisa membahayakan kesehatan, pendidikan dan moral seseorang. 

a. Kanker anal atau dubur 
Para gay melakukan hubungan sek anal sehingga mereka memiliki resiko tinggi terkena penyakit kanker anal.

b. Kanker mulut 
Kebiasaan melakukan oral seks bisa menyebabkan kanker mulut. Sebab, faktanya rokok bukanlah satu-satunya penyebab kanker mulut terjadi. Hal ini sesuai dengan studi di New England Journal of Medicine yang dimuat di situs Dallasvoice.

c. Meningitis 
Meningitis atau radang selaput otak terjadi karena infeksi mikroorganisme, kanker, penyalahgunaan obat-obatan tertentu dan mengalami peradangan tubuh. Namun, hal lain diungkapkan dalam tulisan di DetikHealth bahwa meningitis terjadi karena penularan hubungan seks yang dilakukan oleh LGBT.
 
d. HIV/AIDS
Umumnya, para LGBT memiliki gaya hidup seks bebas dengan banyak orang sehingga kecenderungan terkena virus HIV/ AIDS sangat tinggi.

e. Dampak Pendidikan

Selain berdampak pada kesehatan, LGBT juga mempengaruhi pendidikan seseorang. Sebab faktanya, seorang LGBT memiliki permasalahan putus sekolah 5 kali lebih besar dibandingkan dengan siswi atau siswa normal.

f. Dampak keamanan 
Adanya LGBT ini menyebabkan terjadinya pelecehan seksual terjadi di mana-mana. Bahkan, banyak kasus yang mana pelecehan tersebut terjadi pada anak-anak. 

Cara Mengatasi LGBT 

Karena dampak LGBT sangat mengerikan, sebaiknya ada upaya untuk mencegah timbulnya LGBT. Caranya antara lain sebagai berikut ini:

1. Menjaga pergaulan 
2. Menutup segala celah pornografi misalnya dari gadget. Orang tua harus aktif dalam hal ini. 
3. Diadakan kajian atau seminar mengenai bahaya LGBT di sekolah-sekolah
4. Adanya undang-undang yang melarang adanya LGBT sehingga hal ini tidak menyebar semakin parah. 
5. Diadakan penyuluhan keagamaan mengenai LGBT yang menyimpang dari aturan agama. 
 
Dengan hal-hal tersebut, diharapkan LGBT dapat dicegah dan penyebarannya tidak semakin luas. LGBT merupakan suatu masalah kejiwaan yang perlu ditangani oleh semua pihak baik dari pelaku maupun lingkungan sekitar. Dengan adanya kerja sama yang baik, bukan tidak mungkin masalah LGBT yang menjadi kontroversi ini bisa diatasi dengan baik. [***]

Reza Leonindya Nur Chaecyandini
Penulis adalah mahasiswa London School of Public Relation 

Cara Mencegah Virus HIV - GARANSI 100%

Mencegah Virus Hiv itu Penting 
Anda telah melakukan hubungan / tindakan BERESIKO, kemudian muncul gejala seperti flu, kondisi badan cepat lemah lelah, sakit kepala, panas dalam dan lain lain, kemudian di lakukan tes antihiv dan hasilnya “ non reaktif “ selanjutnya petugas VCT / dokter menyarankan untuk tes antihiv ulang 3 bulan lagi.
Maka sebaiknya SEGERA di lakukan TERAPI PENCEGAHAN, tidak harus menunggu 3 bulan, karena bisa saja hasilnya justru akan “ reaktif ”  kemudian  baru di lakukan pengobatan maka anda TERLAMBAT.

Sebab hasil antihiv “ non reaktif “ berarti ada 2 kemungkinan
  1. Virus HIV memang tidak ada di dalam tubuh atau
  2. Virus HIV “ ADA “ hanya jumlahnya sedikit ( tidak terdeteksi ) sehingga belum terbentuk ANTIBODI ( Non Reaktif )
    Pada saat virus masih sedikit, inilah saat yang paling tepat untuk di lakukan TINDAKAN TERAPI PENCEGAHAN agar terhindar dari Penyait HIV yang sesungguhnya.
Gambar di atas di ambil dari salah satu pasien dengan hasil antihiv 0.07 masih sedikit dinyatakan non reaktif.

Stop hiv.png


TERAPI PENCEGAHAN HIV
sampai dengan Mei 2017 SUDAH TERBUKTI 100% berhasil


sekali lagi  JANGAN menunggu hasil antihiv " Reaktif “ anda akan terlambat


INGAT  !!!!
Mencegah lebih baik dari pada mengobati


  • Terapi pencegehan HIV tidak cukup hanya meningkatkan daya tahan tubuh tetapi perlu pengobatan secara menyeluruh. dengan ramuan khusus kami Insha Allah mampu memberantas virus hiv secara total.
  • Lamannya terapi pencegahan 1 sd 3 bulan tergantung kondisi pasien. setelah 3 bulan silahkan cek antihiv ulang.





Demikian semoga kesembuhan anda karena hidayah dan pertolongan Allah semata


"Dan apabila aku sakit, Dia-lah(ALLAH)Yang menyembuhkan aku"
(QS. Asy-Syu’araa’, 26:80)


"Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit
kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya.
Hanya saja tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya
dan mengetahui orang yang mengetahuinya"
(HR.Ahmad 1/377, 413 dan 453)


Yakin lah bahwa Allah pasti menurunkan obatnya


KONSULTASI  
Tabib Masrukhi   WA : 0823 3222 2009

Testimoni HIV dan Tahap Kesembuhan

Bukti testimoni hiv sembuh tuntas.

Kami memaklumi banyak pasien ODHA menanyakan hasil testimoni kesembuhan dari bukti laboratorium dari antihivreaktif “ menjadi “ non reaktif

Kebanyakan pasien kami sudah berobat kemana mana, dan sudah menggunakan prodak tertentu yang di tawarkan oleh pihak tertentu. jangankan menjadi non reaktif, sembuh secara fungsional saja belum bisa, masih sakit sakitan, mudah drop, lemas dll.
Oleh karena itu odha di manapun anda berobat pandai-pandai lah memilih dan memilah metode pengobatan yang tepat. jika ada penawaran prodak / pengobatan dengan biaya mahal dan hanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sebaiknya lupakan.


Karena Prinsip pengobatan Hiv harus memenuhi unsur-unsur sbb :
  1. Spiritual berdoa kepada Allah
  2. Meningkatkan daya tahan tubuh
  3. Memperbaiki sistem pencernaan
  4. Mengeluarkan virus dari peredaran darah ataupun virus yang TERSEMBUNYI dalam sistem limfatik, lumen usus, lumen otak, dll dan
  5. Mengobati infeksi oportunistis.
Tanpa syariat pengobatan hiv di atas maka mustahil penyakit HIV bisa sembuh tuntas.


Menurut Luc Montagnier adalah ahli virologi berkebangsaan Prancis , hiv bisa sembuh total,antihiv “non reaktif ”
dengan pengobatan alami KLIK DISINI


LALU ADAKAH BUKTI DARI PASIEN BAPAK
Adakah yang sudah sampai “ non reaktif


Kami baru ada satu pasien kami yang terbukti reaktif menjadi non reaktif hal itu di sebabkan karena CEPAT di ketahui dan segera kami tangani.

Hasil pengobatan kami sampai dengan maret 2018
  • Pasien kami dalam masa pengobatan dan alhamdulillah perkembangannya baik sesuai yang kami harapkan.
  • Rata rata pasien kami kondisi sudah parah, sudah berobat kemana mana dengan kondisi parah, jumlah virus sudah teramat banyak kebanyakan > 100.000
  • Semua pasien kami yang melakukan TERAPI PENCEGAHAN 100% berhasil

Demikian maklumnya semoga ODHA di berikan kesembuhan tuntas.

ini beberapa ramuan kami menyesuaikan kondisi pasien



Testimoni HIV Hasil Viraload HIV

Catatan Pengobatan dan perkembangan virus HIV

Perkembangan
  1. Hasil laboratorium viraload HIV bulan april 2015 sebelum kami obati 6.72x10^4 ( 67.200)                         Mulai di obati bulan MEI 2015
  2. Hasil laboratorium viraload HIV bulan april 2015 setelah kami obati 4.67x10^4 ( 46.700 ) / terjadi penurunan viraload - 31% dari bulan sebelumnya. kondisi fisik pasien membaik.
  3. Hasil laboratorium viraload HIV bulan april 2015 setelah kami obati 6.83x10^4 ( 68.300 ) / terjadi kenaikan viraload 46 % dari bulan sebelumnya hal ini di karenakan virus di sistem limfatik mulai keluar dan masuk ke sistem pembuluh darah.kondisi seperti ini sampai dengan puncaknya. lalu terjadi penurunan s/d tidak terdeteksi.  kondisi fisik pasien membaik.
  4. Hasil laboratorium viraload HIV bulan april 2015 setelah kami obati 1.78x10^4 ( 17.800 ) / terjadi penurunan viraload - 74% dari bulan sebelumnya / berkurang 50.500 pertetes. kondisi fisik pasien membaik.
  5. Semoga di pemeriksaan bulan berikutnya hasil viraload tidak terdeteksi / sembuh tuntas. VIRUS benar benar hilang dari tubuh pasien baik di sistem peredaran darah,limfatik dll.
HASIL LABORATORIUM SEBELUM KAMI OBATI
Hasil Antihiv " reaktif "
Hasil RNA April 2015 SEBELUM KAMI OBATI





Dibawah ini adalah hasil cek laboratorium SETELAH kami obati
Pengobatan di mulai bulan Mei 2015

Hasil Darah Rutin Juni 2015

Hasil RNA Juni 2015

Hasil RNA Agustus 2015

Hasil RNA Desembur 2015


Disclaimers : Hasil yang di dapatkan masing-masing orang dan waktu yang di butuhkan seiap orang berbeda-beda

ini ramuan kami menyesuaikan kondsi pasien